Ketika seorang Vibi berkata, "Keyakinan bagi saya, seperti wewangian. Kita benar-benar bisa merasakannya, mencium aromanya, tetapi susah untuk mendefinisikannya terutama kepada orang-orang yang belum pernah, belum bisa atau memang tidak mau mencium aroma wewangian tersebut", aku mengangguk.
Seperti bau wewangian yang disemprotkan dari sebuah botol parfum. Yang kita hirup dalam-dalam untuk bisa merasakan sensasi wanginya. Dan berjuta kata coba kita keluarkan dari mulut kita untuk bisa mendefinisikan rasanya.
Wewangian yang disampaikan si Vibi seperti bentuk nasihat baik kita yang
kita berikan kepada orang lain. Dan wewangian itu memang hanya bisa
dirasakan oleh mereka yang terbuka hatinya. Yang telah diberikan hidayah
oleh-Nya untuk bisa menciumnya lebih dalam.
Dan salah satu kewajiban kita sebagai seorang muslim adalah saling
mengingatkan sesamanya. Baik mengingatkan dalam bentuk nasihat perkataan ataupun dalam sikap. Walaupun tidak sedikit orang yang kita ingatkan tidak
memberikan respon yang baik. Setidaknya itu bisa menjadi salah satu
pelepas tanggung jawab kita sebagai penghuni bumi ini. Sepertinya yang
difirmankan Allah swt pada surat Al-A'raf ayat 163-165.
*Nuwun sewu gambar diambil dari sini

Tidak ada komentar:
Posting Komentar