Senin, 30 Januari 2012

Bisakah kita mencium wangi parfum-NYA?

Ketika seorang Vibi berkata, "Keyakinan bagi saya, seperti wewangian. Kita benar-benar bisa merasakannya, mencium aromanya, tetapi susah untuk mendefinisikannya terutama kepada orang-orang yang belum pernah, belum bisa atau memang tidak mau mencium aroma wewangian tersebut", aku mengangguk. 

Seperti bau wewangian yang disemprotkan dari sebuah botol parfum. Yang kita hirup dalam-dalam untuk bisa merasakan sensasi wanginya. Dan berjuta kata coba kita keluarkan dari mulut kita untuk bisa mendefinisikan rasanya.


Wewangian yang disampaikan si Vibi seperti bentuk nasihat baik kita yang kita berikan kepada orang lain. Dan wewangian itu memang hanya bisa dirasakan oleh mereka yang terbuka hatinya. Yang telah diberikan hidayah oleh-Nya untuk bisa menciumnya lebih dalam.

Dan salah satu kewajiban kita sebagai seorang muslim adalah saling mengingatkan sesamanya. Baik mengingatkan dalam bentuk nasihat perkataan ataupun dalam sikap. Walaupun tidak sedikit orang yang kita ingatkan tidak memberikan respon yang baik. Setidaknya itu bisa menjadi salah satu pelepas tanggung jawab kita sebagai penghuni bumi ini. Sepertinya yang difirmankan Allah swt pada surat Al-A'raf ayat 163-165.


*Nuwun sewu gambar diambil dari sini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar