Kapan aku lamaran?
Kapan aku nyebar undangan?
Kapan aku menikah?
Kebetulan mereka yang bertanya, sudah melakukan perubahan status dari nona menjadi nyonya. Padahal dari teman-temanku yang belum melakukan perubahan status juga masih banyak. Tapi entah kenapa, dari pertanyaan yang mereka sampaikan, mereka kelihatan begitu penasaran sekali denganku. Aku terharu dengan perhatian kalian (hohoho....)
Berasa ngartis. Kalimat yang sempat aku utarakan ke salah satu temanku itu. Karena dia saking penasarannya denganku, dia malah mo mbuat gosip tentangku. Haduhhhh, capek deh.
Teman A : "Nduk kalau mo nikah jangan pas perutku udah gedhe ya. Biar aku bisa rewang di rumahmu"
Mayastatia : "Jangan sampai perutmu gedhe? Berarti setelah kamu melahirkan dong. Lha wong sekarang aja udah gedhe. Hahaha..... Doa baik kalian aku amini deh"
Teman B : "Yas, kamu kapan lamaran? Jangan mepet-mepet ya. Belum panen tambaknya."
Mayastatia : "Enaknya kapan ya, tante. Saya sih pengennya besok. Hoho"
Teman C : "Yas, gimana kabarmu? Undangannya mana?"
Mayastatia : "Undangan masih akhir tahun jeung. Datang ya, jangan lupa bawa kado pas pesta ulang tahunku"
Teman D : "Dhek, kapan undangannya nyampek ke abang?"
Mayastatia : "Adhek nungguin abang aja deh. :p "
Beberapa waktu terakhir ini, lingkungan sekitarku masih belum bosan untuk membahas hal itu. Tapi, aku biasa aja. Karena ada yang masih mengganjal pikiranku. Apa itu?