Kesempatan kali ini, IDJO Team beraksi di Tulungagung. Tepatnya di sekolah MAN I Tulungagung. Berangkat dari stasiun Gubeng Surabaya, kami ber-22 orang naik kereta api kelas ekonomi. Dan kereta yang beruntung itu bernama, Kereta Api Cepat Rapih Dhoho.
Alhamdulillah selang beberapa menit, mobil jemputan datang. Dan ternyata "besar pasak dari pada tiang". Maksudnya, mobil yang bisa ngangkut cuman satu, sedangkan yang diangkut ada seabrek. Maka jadinya seperti ini deh....
"walaupun penuh sesak, kami tetap tersenyum, Hee..."
"tau aja ya mereka, kalau ada yang memotret dari belakang. senyum juga mas..."
"nyari udara segar di luar ahhh... (sambil teriak "keputih bang, keputih bang") lumayan sambil narik"
"persiapan buat meluncurkan roket"
"siap-siap semua. karena roket siap meluncur"
Idjo Team siap Beraksi
"sebelum praktek, semua anak menyaksikan dulu mainan mas-mas dari Idjo Team yang muter-muter melewati garis putih. atau bahasa gaulnya mainan line tracer. keren kan."
Nah selanjutnya, para pelajar aliyah tersebut dibagi menjadi beberapa kelompok dengan jumlah anak tiap kelompok 5-6 orang. Dan masing-masing kelompok akan didampingi oleh mas-mas dan mbak-mbak dari Idjo Team. Hasil kreasi tiap-tiap kelompok akan dilombakan hingga ditemukan tiga hasil terbaik kreasi buatan mereka.
Dan sayang sekali, sewaktu roket siap meluncur tidak ada dokumentasi yang bisa mengabadikannya. Termasuk akhir perjalanan kita ketika kembali ke Surabaya dengan menaiki kereta yang sama sewaktu berangkat ke Tulungagung, kereta ekonomi tercinta, Kereta Api Cepat Rapih Dhoho. Semoga Idjo Team senantiasa kreatif dan semangat dalam berkreasi untuk memajukan ilmu pengetahuan dan permainan anak-anak Indonesia. Aamiin...